|
Memakai gigi palsu sudah dikenal sejak lama dalam memperbaiki penampilan dan keyakinan diri ketika sebagian gigi telah tanggal atau hilang. Sangatlah tidak nyaman ketika tersenyum atau tertawa, orang lain bisa dengan mudah menyaksikan bila sudah ompong.
 Selain mengurangi rasa percaya diri hilangnya sebagian gigi juga menyusahkan diri sendiri. Tidak bisa lagi menyantap makanan sesuka hati. Ada rasa kurang nyaman saat menguyah, karena harus selalu mengarahkan makanan pada posisi tertentu.
Teknologi dan riset yang dilakukan pada ahli gigi telah menemukan cara yang tepat untuk tetap memiliki gigi yang lengkap, dan berfungsi baik meski telah berumur di atas 80 tahun. Tetap mampu mengunyah makanan layaknya masih berusia di bawah 30 tahun. Tetap merasa nyaman, tidak merasa memakai gigi palsu. Teknologi cangkok gigi pada lokasi gigi yang tanggal telah memungkinkan hal itu.
Teknologi ini membuat dunia kedokteran gigi tidak lagi mengenal kata ompong. Meski hampir seluruh gigi telah tanggal, lewat cangkok gigi, sang pasien akan kembali memiliki susunan gigi yang lengkap dan kembali remaja.
Pada dasarnya ada tiga cara dalam mengembalikan gigi yang hilang.
1. Gigi Palsu Tetap Sistem Jembatan

Yakni pemasangan gigi palsu model jembatan dengan memanfaatkan dua gigi yang masih kokoh. Gigi palsu merupakan jembatan yang pondasinya berada di dua gigi lainnya. (Lihat Gambar)
Kontruksi jembatan seperti menata tiga buah mahkota penutup gigi. Mahkota berfungsi sebagai penyangga gigi palsu. Mahkota dibuat mengikuti ukuran dan bentuk gigi aslinya. Setelah mahkota terbuat keduannya dirangkai dengan gigi palsu yang berada di antara mahkota.
Keuntungan gigi palsu sistem jembatan:
- Permanen
- Stabil
- Terasa seperti gigi asli.
Penggunaan gigi palsu ini telah dilengkapi dengan teknik ovate pontic. Yakni sismtem yang memungkinkan gigi palsu nampak seperti gigi asli yang tumbuh dan keluar dari gusi. Kelemahannya sistem ini tidak bisa diterapkan apabila tidak ada gigi yang masih baik di kedua sisi gigi yang akan diganti.
2. Gigi Palsu Bongkar Pasang Gigi palsu model ini telah banyak dikenal dan dipergunakan. Gigi galsu bisa dipasang atau dilepas sesuai keinginan..
Dibanding sistem jembatan gigi ini memiiki beberapa keuntungan diantaranya:
- Lebih ekonomis.
- Dapat mengganti lebih dari satu gigi yang tanggal.
- Satu alat bisa mengantikan banyak gigi yang hilang, bahkan untuk kedua sisi.
Kelemahannya:
- Kontruksi dan penampilan tidak sebagus dan sebaik gigi palsu sistem jembatan.
- Dibutuhkan gesper untuk mencegah pergeseran posisi.
- Bisa terlepas sewaktu-waktu, seperti saat tertawa terpingkal-pingkal.
3. Implan (Cangkok) Gigi

Jika Anda menginginkan gigi palsu permanen, cangkok gigi merupakan solusinya. Sebuah gigi palsu dipasang dengan cara menanamnya di rahang. Langkah pertama adalah memasang akar yang ditancapkan pada rahang setelah pencabutan gigi. Setelah akar stabil, barulah gigi palsu dipasang di atasnya.
Keuntungan dari sebuah implan adalah
- Tidak perlu ada dua gigi untuk dijadikan penangga.
- Tidak perlu ada pekerjaan pemangkasan gigi untuk memasang mahkota.
- Hanya mengganti gigi yang hilang.
- Bisa dipasang untuk menggantikan beberapa gigi yang hilang. Tidak ada batasan rentang asalkan kesehatan pasien dan tulang rahang baik.
- Gigi mirip seperti gigi asli.
Kendati demikian sistem implan juga memiliki kelemahan.
- Biaya lebih mahal.

- Waktu pemasangan relatif lama.
- Biaya tidak ditanggung oleh asuransi gigi.
- Bisa melibatkan lebih dari satu dokter gigi. Pertama, dokter yang melakukan pembedahan untuk memasang akar. Kedua, dokter yang membuat dan memasang gigi palsu.
- Pasien akan mengalami masa ketidaknyamanan dan penyembuhan realtif lebih lama sebelum penanaman akar stabil.
Jika Anda kehilangan beberapa gigi atau semua gigi, ada keuntungan yang kuat dari sistem implan gigi ini. Sistem ini mempertahankan posisi tulang rahang. Manakala susunan gigi berkurang tulang rahang akan mengerut.
Jadi jika Anda ingin tetap dapat makan dengan enak meski telah berumur 80 tahun, mungkin sistem cangkok gigi lebih baik. Hanya saja konsekuensinya Anda harus merogoh kocek dalam-dalam. Tetap cantik atau tampan memang mahal ya.
(dari berbagai sumber)
|