| Remote Control Mania | | Print | |
| Friday, 25 January 2008 | |||||||
Dari waktu ke waktu, adu ketangkasan mengendalikan mobil remote control tetap menjadi tren. Bahkan untuk memenuhi hobbi yang satu ini, para 'navigator' siap merogoh kocek hingga puluhan juta rupiah. Termasuk untuk menyewa lintasan balapnya. Salah satu arena yang selama ini banyak dikunjungi para penggila mobil remote ini adalah lintasan balap di pojok timur Lapangan Renon, Denpasar Bali.
Navigator yang terlibat kompetisi di arena ini, dari berbagai kalangan. Ada pejabat, anggota DPRD, pengusaha. Namun tidak sedikit juga anak-anak usia TK yang ikut mengutak-atik remote control, membiarkan mobil mainan itu lari tanpa arah. Pengemudi dari kalangan siswa SD dan SLTP bersaing dengan kelompok remaja sampai orangtua. Tak sedikit navigator didampingi istri, bahkan tak jarang yang bermain mobil remote control bersama kekasih. Salah satu anggota DPRD Bali yang hobi main mobil remote control adalah Nuasta. Ditemani seorang cucu, Nuasta terlihat begitu asyik memutar remote mobil mininya yang berwarna putih. ''Main mobil remote control tak hanya hiburan. Saya justru menikmati kejujuran aktivitas di lapangan, lihat mobil bergerak sesuai perintah remote dan hehendak sang navigator,'' katanya. Mobil remote control termasuk mainan cukup mahal. Untuk kelas paling bawah, harga per bijinya Rp 150.000. Bali termasuk pasar yang subur, namun persaingan antarpedagang juga ketat. Menjual barang dalam partai obral pun mulai tampak, untuk satu mobil dipasang tarif Rp 130.000. Harga mobil dengan kelas lebih elite seperti Formula One atau jenis grasstrack mencapai Rp 200.000 sampai Rp 350.000. Pukul 18.00, suasana arena balap yang memakai areal sebelah timur lapangan Renon makin semarak. Saat puluhan mobil remote control beroperasi di lintasan tengah, dari arah selatan muncul mobil ukuran besar. Para penggemar mobil remote control mengarahkan pandangan pada satu titik, tempat mobil jenis big foot itu beraksi. Kedua roda depannya naik, sebelum melaju dengan gaya kendaraan pembalap kelas dunia. Ukuran satu rodanya saja hampir sama dengan satu mobil remote control biasa. Berapa harga si big foot? Mobil mainan itu termasuk langka di mata para mania mobil remote control di Bali. Pemiliknya yang masih duduk di kelas III SLTPN 1 Denpasar, menghabiskan dana Rp 20 juta untuk mendukung hobinya main mobil remote control. Dia membawa tiga buah, dua jenis big foot, dan satu lagi kelas F-1. ''Mobil jenis big foot besar saya beli di Surabaya, Rp 7 juta per buah. Kelas F-1 lebih mahal, saya beli Rp 10 juta,'' tandasnya. (*)
Powered by !JoomlaComment 3.25
3.25 Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved." |
|||||||
| < Prev |
|---|




Dari waktu ke waktu, adu ketangkasan mengendalikan mobil remote control tetap menjadi tren. Bahkan untuk memenuhi hobbi yang satu ini, para 'navigator' siap merogoh kocek hingga puluhan juta rupiah. Termasuk untuk menyewa lintasan balapnya. Salah satu arena yang selama ini banyak dikunjungi para penggila mobil remote ini adalah lintasan balap di pojok timur Lapangan Renon, Denpasar Bali.
Navigator yang terlibat kompetisi di arena ini, dari berbagai kalangan. Ada pejabat, anggota DPRD, pengusaha. Namun tidak sedikit juga anak-anak usia TK yang ikut mengutak-atik remote control, membiarkan mobil mainan itu lari tanpa arah. Pengemudi dari kalangan siswa SD dan SLTP bersaing dengan kelompok remaja sampai orangtua. Tak sedikit navigator didampingi istri, bahkan tak jarang yang bermain mobil remote control bersama kekasih. 








