Skandal makanan yang terus melanda Cina membuat perusahaan jasa menyusui (ibu susu)di negara tersebut laris manis. Di internet banyak keluar iklan perempuan yang menyediakan susu mereka untuk ibu para bayi yang trauma dengan susu instan.
Seperti diriis Wereldomroep, Gou Li, 26 tahun, tinggal dengan keluarganya di sebuah rumah batu yang hanya mencapai 12 meter persegi. Sekitar sebulan lalu Gou melahirkan seorang bayi perempuan bernama Yiyi. Belakangan ia menjual Air Susu Ibu (ASI)nya sendiri.
"Banyak yang tersisa," katanya, sambil menunjuk serangkaian botol sirop bekas yang diisi ASI. "Dulu saya berikan kepada anjing, atau saya membuat pembersih wajah untuk saya sendiri. Namun belum lama ini saya menjual ASI saya kepada keluarga yang tidak berani lagi mengggunakan susu bubuk. Saya mendapat imbalan 100 yuan (sekitar 10 euro) per botol yang berisi 250 ml susu.
Lebih cerdas dan lebih sehat
Sejak puluhan ribu bayi Tiongkok sakit karena minum susu bubuk tercemar melamin, maka ASI kembali disukai orang. Pelbagai pabrik susu yang menyatakan susu mereka akan membuat anak-anak lebih pintar dan sehat, tak lagi dipercaya konsumen. Siapa yang tidak dapat atau tidak mau memberikan susu ibu, dapat menggunakan susu yang dibeli dari orang lain seperti dari Gou.
Perusahaan pertama yang menjadi penghubung adalah Pekerjaan Rumah Tangga Zhongjia. dari Shenzhen, Tiongkok selatan. Ai Xiaoxiong, manajer perusahaan ini, menceritakan bahwa ia telah melayani jasa tersebut sejak 2006. Namun pesanan melonjak pada bulan September. Ia ditelpon sampai 60 sampai 70 kali sehari.
"Gaji perempuan yang menyediakan susunya pun melonjak dari sekitar 6000 8000 yuan, menjadi 8000 hingga 18 ribu yuan per bulan," kata Ai. Di kota-kota lain, gaji seorang ibu susu tidak setinggi itu. Namun masih jauh lebih tinggi dibanding penjaga anak yang terlatih sekali pun atau seorang guru.
Diet Bergizi
Namun prosedur untuk menjadi ibu susu ketat, kata Ai. Tahap pertama, pasangan mereka harus menyetujuinya. Setelah itu dilakukan pemeriksaan kesehatan, antara lain tes HIV/Aids dan hepatitis. Kemudian para calon ibu susu diharuskan menjalani diet bergizi dengan pengawasan seorang ahli diet. "Mereka tidak boleh merokok, tidak boleh minum-minuman keras dan tidak memakan makanan yang terlampau banyak bumbunya," kata Ai. Dari 300 perempuan yang terdaftar, ada 30 yang diterima sebagai ibu susu. Menurut Ai, itu menandakan bagaimana suitnya proses mencari seorang ibu susu yang cocok. "Itu bukanlah pilihan yang tidak mengikat. Anda mengontrak seseorang yang akan menjadi bagian keluarga anda."
Air Beras
Banyak kritik terhadap para ibu susu. "Ibu susu seperti itu juga punya bayi.Apa yang diberikan kepada anaknya sendiri jika mereka juga memberikan ASI nya kepada bayi orang lain" tulis Aibao dalam sebuah forum internet. "Sebagian besar adalah perempuan miskin, mereka hanya ingin mencari uang. Saya dengar dari salah satu ibu susu, mereka memberi anaknya air beras. Itu keterlaluan.
A Xia, 26 tahun, dari Wuhan merupakan perempuan pertama di Tiongkok yang tampil sebagai ibu susu. Itu terjadi tahun 2006. Ia menulis blognya sendiri dalam internet. Dalam tulisannya ia tampil sebagai perempuan yang lebih manusiawi dan hangat dibanding apa yang dilontarkan para kritisi. "'Saya merindukan bayi saya. Saya menangis ketika seseorang berkata bahwa mereka tidak mengerti bagaimana seorang ibu bisa memberi air susunya kepada anak orang lain, bukan kepada anak sendiri." Tidak disangka kalau saya mendapat banyak kritik. Orang-orang lupa bahwa selain ibu susu saya juga seorang ibu."
A Xia menulis pada internet bahwa ia melakukan itu bukan untuk tujuan uang. "Saya punya beberapa motif. Kalau tidak, tidak mungkin saya tinggalkan anak untuk anak orang lain. Yuanyuan, anak laki-laki yang disusuinya, menderita asma. Jadi bayi itu butuh makanan yang lebih baik. "Saya bahagia jika melihat dia minum. Saya ingin dilihat sebagai seseorang, tidak hanya sebagai ibu susu. Dan juga agar mereka lebih mengerti terhadap orang-orang yang membutuhkan bantuan saya.
Sebagaimana diberitakan, skandal makanan beracun di Tiongkok belum juga berhenti. Sekarang negeri ini harus menghadapi telur yang dicemari melamin. Di provinsi Sichuan ditemukan banyak jeruk yang sudah berulat. Untuk memperoleh makanan yang aman, orang Tionghoa sekarang mencari jalan keluar kreatif. Ketika sebulan silam sekitar 50 ribu bayi sakit karena susu bubuk yang tercemar melamin, segera orang Tionghoa membangkitkan gejalan zaman feodal dulu.
|