Home arrow News arrow World arrow Protes, Janda Tua Hidup dengan Lilin

Protes, Janda Tua Hidup dengan Lilin PDF  | Print |  E-mail
Tuesday, 14 October 2008
ImageSebagai wujud protes dan marah atas melambungnya tagihan listrik rumahnya, seorang janda pensiunan berkewarganegaraan Amerika, Anne Myall, rela mengubah drastis pola hidupnya. Dia bahkan hanya mengandalkan cahaya lilin untuk menunjang kehidupannya sehari-hari.

Nenek berusia 72 tahun ini juga tidak lagi melihat televisi atau penghangat ruangan. Sebagai gantinya, dia hanya mendengarkan radio berenergi battere dari balik selimut.

Satu-satunya  'Kehangatan' yang dia nikmati adalah makanan panas dari sebuah restoran lokal. Dia tidak memerlukan air panas, laptop, komputer, dan hanphone seperti biasanya. Pasalnya, dia tak sanggup lagi untuk men-charge semuanya.

Myall yang tinggal sendirian setelah kematian suaminya 8 tahun yang lalu itu mengatakan bahwa Npower (perusahaan energi USA) telah menggertak dan menakut-nakutinya selama tiga tahun.

"Mereka telah menggertak dan menakut-nakuti saya selama tiga tahun dengan bodohnya, dengan tagihan listrik yang tidak akurat yang nilainya lebih dari US $ 700 per triwulan. Padahal saya saya hanya memiliki satu kamar tidur dan  miskin Ini benar-benar gila. Penggunaan energi listrik saya hanya sekitar US $ 18 per triwulan."

Myall sendiri pindah ke flat di Pocklington, North Yorkshire, tiga tahun lalu, dan mengaku sangat terpukul dengan tagihan listriknya yang tiba-tiba melangit. "Saya menerima tagihan US $ 53 per hari setelah kedatangan. Saya sudah mencoba untuk menghubungi Npower, tapi tidak bisa. Saya tetap mendapatkan tagihan hingga US $ 758," kata Myall yang juga mantan wartawati itu.

Ditambahkan Myall dia sering bepergian ketika musim dingin dan tidak pernah menyalakan pemanas. "Sehingga saya berfikir pasti ada kesalahan dalam membaca meteran,"tandasnya.

Protes keras ala Myall ternyata membuahkan hasil.  Npower yang gerah atas berita protes yang tersiar luas itu pun akhirnya turun tangan dan menggantikan meteran lama Myall dengan yang baru.

" Saya sendiri tidak percaya bagaimana saya bisa melakukan ini. Kehilangan terbesar dalam hidup saya  adalah ketika saya tidak bisa lagi makan sayuran segar. Saya memang sangat suka membaca, sehingga kehilangan acara televisi tidak terlalu memberatkan.  Ini benar-benar protes untuk melawan perusahaan energi yang sepertinya tak tersentuh dan juga kelemahan pemerintah."

Sementara itu, Npower mengklaim Myall masih memiliki tagihan US$ 225. Namun setuju untuk memutihkan hutang itu setelah mendengar protes sang janda tua itu.(jongjava/mailsunday)


 

Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.25 Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
< Prev   Next >