Home arrow News arrow World arrow Malaysia Batasi Pemutaran Lagu Indonesia

Malaysia Batasi Pemutaran Lagu Indonesia PDF  | Print |  E-mail
Saturday, 06 September 2008
Image
Glenn Freddly
Pemerintah Malaysia kembali berulah. Kali ini, bukan masalah TKI, juga bukan masalah klaim batik dan reog Ponorogo, tapi masalah musik Indonesia yang banyak diperdengarkan di negeri Jiran itu.

Seperti diwartakan The Jakarta Post, konflik muncul akibat pembatasan
pemutaran lagu Indonesia di pemancar radio Malaysia. Menteri Shaziman Abu
Mansor memutuskan, persentase pemutaran lagu di radio Malaysia harus berbanding 90% lagu Melayu, dan 10% lagu Indonesia.

Perkumpulan Artis Malaysia, menyebut perbandingan tersebut tidak masuk akal. Mereka menyebut pembatasan tersebut lebih didasari pada selera saja. Menteri tidak bisa memaksa kesukaan seseorang.

Popularitas lagu Indonesia di Malaysia membuktikan bahwa rakyat Malaysia dapat mengapresiasi seni musik Indonesia. Bahkan, tiga stasiun radio terkemuka Malaysia memutar tangga lagu Indonesia Ahad pagi setiap pekan.

The Jakarta Post juga menyebutkan penyanyi R&B Glenn Fredly yang dianugerahi gelar Album Terbaik 2000 di Malaysia menyayangkan keputusan Menteri Abu Mansor. ''Era globalisasi sudah  tidak dapat dibendung,'' katanya.

Selain itu, dengan pembatasan ini baik pemerintah Malaysia maupun Indonesia harus bekerja ekstra untuk memerangi pembajakan. Fredly juga menyebut, pembatasan itu hanya akan memicu perseteruan antara dua negara serumpun.
Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.25 Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
< Prev   Next >