Home arrow Fenomena arrow Jilatan Api Lapindo Membentuk Lafadz Allah

Jilatan Api Lapindo Membentuk Lafadz Allah PDF  | Print |  E-mail
Tuesday, 02 September 2008
Image
api berlafadz Allah
Banyak misteri alam yang menunjukkan kebesaran Allah SWT, salah satunya adalah misteri yang terjadi sesaat setelah terjadinya ledakan di  lokasi  semburan  lumpur Lapindo  di Sidoarjo Jawa Timur beberapa waktu lalu. Jilatan api akibat ledakan pipa gas milik Pertamina di jalan Tol Porong-Gempol KM 38 yang terjadi pada 22 November 2006 lalu dan menewaskan 13 orang itu, membentuk lafadz Allah. Saat itu, seorang pekerja PU yang tergabung dalam Tim Nasional Penanggulangan Semburan Lumpur Sidoarjo diam-diam berhasil mengabadikan jilatan api  yang membubung setinggi hampir 1 kilometer itu. Dan ternyata sempat membentuk lafal Allah dalam tulisan Arab beberapa saat. Selain itu, api itu juga menunjukkan gambar logo lama perusahaan minyak negara, PT Pertamina: kuda laut.

Boleh percaya, boleh juga tidak. Yang jelas, wartawan detik.com yang menerima softcopy foto ini sempat terkejut menyaksikan foto yang selama ini dianggap biasa oleh Timnas itu.

Pengamatan detik.com, foto tersebut kemungkinan dibidik dari tanggul Desa Renokenongo yang berada di bagian utara pusat ledakan. Memang jika dilihat sekilas, foto itu terkesan biasa.

Namun jika foto itu dicermati dan diteliti lebih lama, terlihat jelas apinya membentuk lafal Allah dan kuda laut. Pertanyaan yang muncul apakah itu jilatan api yang membentuk lafal Allah ini kebetulan saja atau memang memuat pesan-pesan dari Allah? Wallau a’lam

Sumber: http://www.detiknews.com
Comments
Add New Search
deni ahmadi  - Subhanaalah   |125.163.215.xxx |2008-09-09 16:20:43
Subhanaalah,, Allahu Akbar....
inilah bukti kekuasaan Allah,, Allah telah
menunjukannya kepada kita semua. semoga, setelah melihat gambar ini, semua umat
islam dapat meningkatkan ketaqwaanya kepada Allah SWT.
Amiin....
Write comment
Name:
Email:
 
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.25 Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
< Prev   Next >