|
Kejati Juga Incar Walikota Kediri |
PDF
|
| Print |
|
E-mail
|
|
Saturday, 23 August 2008 |
Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim kian curiga terjadi penyimpangan anggaran Rp 4,2 miliar, menyusul percobaan bunuh diri yang dilakukan Bendahara Persik, Suryadi. Pemeriksaan kasus ini pun mulai mengerucut ke H.A. Maschut, wali kota Kediri sekaligus ketua umum Persik.
Bahkan, surat izin pemanggilan Maschut sudah dikirimkan penyidik ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. ‘’Surat izin pemanggilan sudah kita kirimkan,” aku Kepala Kejaksaan Tinggi Jatim, Poerwosudiro, Jumat (22/8).
Poerwo mengungkapkan keterlibatan wali kota sendiri sangat signifikan dalam proses pencairan dana Rp 4,2 miliar ke Politeknik, yang dipinjam Persik. Terlebih lagi, Maschut menjabat sebagai ketu umum Persik Kediri. “Makanya jangan suka merangkap jabatan seperti itu,” selorohnya. Selanjutnya
|