Home arrow Blog arrow Goes to Sumberbendo Festival 2008

Goes to Sumberbendo Festival 2008 PDF  | Print |  E-mail
Saturday, 09 August 2008
Image
jaranan
Sebuah ajang eksplorasi budaya tradisional bertajuk Sumberbendo Festival 2008, segera digelar masyarakat kampung Sumberbendo, Desa Kucur, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Sebuah kampung yang masih menyisakan ritual dan budaya tradisional kuno, di tengah-tengah arus modernisasi yang menghimpit.

Festival yang akan berlangsung tanggal 16-20 Agustus 2008 ini merupakan salah satu upaya masyarakat setempat untuk melestarikan budaya tradisional yang mulai luntur, memupuk semangat nasionalisme, serta menjaga kearifan tradisional terhadap alam.

Adalah komunitas Masyarakat Sumberbendo bersama Petungsewu Wildlife Education Center (P-WEC) yang kali pertama menggagas kegiatan ini. Sebuah kegiatan yang unik dan menarik karena prosesnya dikerjakan secara swadaya oleh masyarakat setempat tanpa sokongan dana dari luar.

Dalam festival ini, kampung Sumbernedo selama 5 hari akan 'disulap' atau disetting dalam nuansa tempo dulu. Masyarakatnya juga akan berdandan dan mengenakan pakian tradisional. Beragam kesenian tradisional seperti pencak silat, Nyai Jiwut, jaranan, sepak bola api, dan lain-lain akan disajikan non stop sepanjang festival ini. Aneka jajanan tradisional juga akan disajikan dalam festival ini. Gong dari festival ini adalah ritual Sedekah Bumi yang akan diadakan tanggal 20 Agustus. Sedekah bumi adalah ritual yang telah berusia ratusan tahun sebagai perwujudan rasa syukur kepada bumi (Tuhan) atas kehidupan yang telah diberikan kepada masyarakat (petani).

Jangan lewatkan karena akan ada banyak cerita, momen, peristiwa dan gambar yang tentunya sangat menarik untuk diabadikan.
Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.25 Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
Next >