Home arrow News arrow World arrow Kota Tanpa Tas Kresek

Kota Tanpa Tas Kresek PDF  | Print |  E-mail
Tuesday, 05 August 2008
Rebecca Hosking
Rebecca Hosking

Masyarakat kota Modburg, Inggris mempunyai cara tersendiri untuk mengurangi pengaruh global warming. Beberapa tahun terakhir mereka tidak lagi menggunakan tas kresek (tas plastik)untuk segala aktifitasnya. Bahkan di pasar, para pedagangnya tidak perlu repot-repot lagi menyediakan kresek buat pembeli. Pasalnya, para pembeli sudah membawa tas sendiri yang terbuat dari sisa-sisa kulit jagung yang dicampur kanji.


Adalah Rebecca Hosking, 33, seorang kameramen yang bekerja untuk the BBC's Natural World programme yang pertama mencetuskan ide tersebut. Dia merasa prihatin dengan banyaknya sampah plastik di kotanya, yang jumlahnya mencapai puluhan ribu ton sehari.
Gayung pun tersambut. Selain masyarakat setempat-termasuk para pedagangnya, menyambut baik ide tersebut, Departemen Lingkungan Hidup Inggris juga sangat mendukungnya. Alhasil, jadilah Modburg sebagai kota yang bebas tas kresek.
"Selain lingkungan bersih dari sampah plastik, program ini ternyata juga mampu merekatkan hubungan sosial antara satu warga dengan yang lainnya yang sebelumnya tidak terjalin dengan baik," kata Rebbeca. **

Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.25 Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
< Prev   Next >