Home arrow News arrow Indonesia arrow Ryan, Sang Jagal Dari Jombang (7)

Ryan, Sang Jagal Dari Jombang (7) PDF  | Print |  E-mail
Tuesday, 29 July 2008

 

Suka Menari dan Pakai Rok

 

Image
Ryan ketika dikeler polisis di rumahnya

AKSI biadab yang dilakukan Feri Idham Henyansah alias Ryan 30, membuat ibunya, Siatun, 60, tertekan. Ia hanya bisa mengelus dada dan tidak percaya dengan perbuatan anaknya itu. Ibu dari Si Jagal Ryan, warga Dusun Maijo, Desa Jatiwates, Kecamatan Tembelang, Jombang, itu pun dengan berlinang air mata menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga para korban yang telah dihabisi oleh anaknya.

“Saya menyesal, sekaligus minta maaf kepada keluarga para korban dan masyarakat,” kata Siyatun kepada wartawan di sela-sela pemeriksaan terhadap dirinya di Polres Jombang, Minggu (27/7). Siyatun datang ke polres bersama suaminya, Akhmad, 62, serta Mulyo Wasis, 42, kakak Ryan lain ayah.

Image
Ryan Sang Jagal Jombang
Siatun dengan tersedu-sedu mengaku dirinya sama sekali tidak mengetahui pembunuhan yang terjadi di rumahnya. “Kalau saya mengetahui, tentu saya tidak berani masuk rumah,” terangnya. Ia juga membantah jika dikatakan mengetahui anaknya kerap membawa tamu di rumah. “Sama sekali saya tidak tahu, karena kalau ketahuan membawa tamu ke rumah, biasanya saya marahi,” imbuh Siatun seperti dikitip SuryaOnline.

Perempuan yang pernah dua kali menikah sebelum kawin dengan Akhmad, ayah Ryan, itu menduga, jika benar anaknya sering membawa tamu ke rumah, itu pasti dilakukan dengan memanfaatkan saat rumah lagi kosong. “Biasanya pada hari-hari tertentu, misalnya Ahad (Minggu), saya pergi ke Sidoarjo,” papar Siyatun.

Ia juga mengaku tidak tahu jika Ryan yang akrab dipanggi Yansah itu memiliki sifat jahat dan keji dengan tega membunuh orang, bahkan lebih dari satu orang. “Sebab saat masih sering di rumah, kegiatannya juga hanya mengajar ngaji anak-anak dan mengajar senam,” kilah perempuan berkerudung ini.

Terkait perilaku Ryan, utamanya soal orientasi seksualnya, Siatun memberikan pernyataan berbeda dengan sebelumnya. Jika sebelumnya dia menuding sifat atau karakter Ryan mulai berubah setelah akrab dengan Irsyad, teman akrab sekaligus guru ngaji Ryan, kemarin Siatun mengatakan bahwa sifat Ryan mulai berubah sejak tahun 1990-an, saat Ryan kelas III SMP.

Perubahan itu terjadi setelah Ryan sakit panas dan dirawat di RS Gatoel, Mojokerto, selama dua minggu. Setelah sembuh, imbuh Siyatun, sfat Ryan menjadi seperti perempuan. “Misalnya, dia suka memakai baju perempuan dan menari,” tutur Siyatun. Karakter seperti itu semakin mencolok saat Ryan sekolah di SMA, tambahnya.

Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.25 Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
< Prev   Next >