foto_kota_iklan.jpg

Home arrow FAQs arrow Bahan Pintu Tentukan Kesejahteraan

Bahan Pintu Tentukan Kesejahteraan PDF  | Print |  E-mail
Sunday, 03 February 2008
ImagePeruntungan penghuni rumah bisa dipengaruhi oleh bahan yang digunakan untuk membuat pintu. Kayu dipercaya sebagai bahan paling bagus untuk pintu. Pintu merupakan salah satu dari tiga masalah paling penting dalam Feng Shui, selain kamar tidur dan dapur. Keberadaannya perlu diperhitungkan berdasarkan letak, ukuran serta bentuknya.

 

Selain itu, penelitian Feng Shui terhadap pintu juga meliputi bahan yang digunakan, sebab masing-masing bahan mempunyai kriteria dan permasalahan tersendiri apabila terjadi ketidakbenaran. Misalnya, keretakan dapat memberi pertanda buruk bagi keluarga penghuni.

Bahan pintu dan kusen sekarang ini memang sangat beragam, mulai dari kaca, besi, alumunium, plastik, dan lainnya. Namun, sebagian orang masih mempertahankan tradisi lama, yaitu menggunakan bahan dasar kayu. Bahan kayu mempunyai kualitas bermacam-macam, mulai dari kayu berkualitas prima sampai kayu yang murah, dari ukuran tebal sampai pintu panel dengan lapisan tripleks.

Kayu Jati Lebih Baik

Dari sudut pandang ilmu Feng Shui, apapun bahan yang ditawarkan oleh pasar pada intinya tidak terlalu bermasalah, sebab masing-masing memiliki keunggulan dan fungsi yang berbeda. Namun, sebaiknya untuk pintu utama rumah tinggal, yang paling disarankan adalah penggunaan bahan kayu yang keras dan berkualitas baik. Ini karena ada penjabaran yang dipercayai dapat membawa berkah bagi kehidupan penghuni. Selain itu, kayu berkualitas baik akan lebih tahan lama menghadapi berbagai perubahan cuaca.

ImageDi Indonesia, bahan kayu yang disarankan dan dinilai paling baik bila dikaitkan dengan hitungan Feng Shui, adalah kayu jati. Mengapa kayu jati? Ternyata, selain mutu yang dijadikan pertimbangan, ada kaitannya dengan makna filosofis dari kata ?kayu jati?. Kata ?jati? diartikan sebagai :sejatinya diri?. Lebih luas lagi, artinya adalah pemilik rumah memeiliki kepribadian yang baik da berpendirian teguh, bukan penjilat, juga bukan orang plin-plan.

Tetapi dengan mahalnya harga kayu jati, seringkali orang hanya menggunakan bahan kayu jati untuk pintu utama. Ini adalah solusi yang cukup baik, karena yang penting syarat sudah dipenuhi.

Penggunaan bahan pintu dari kayu jati memang merupakan bagian budaya Nusantara. Di daerah lain mungkin punya filosofi yang berbeda, namun menurut analisis penulis, yang penting kita tahu makna yang tersirat dan kalau mau dijalankan itu bukan suatu yang buruk.

Hindari Cacat Kayu

Kalau bahan pintu terbuat dari kayu, yang harus diperhatikan adalah kualitas bahan. Bhan berkualitas rendah dikhawatirkan tidak akan tahan lama dan mudah rusak atau melengkung. Kalau ini yang terjadi, pengaruh buruk Feng Shui dapat merusak rezeki, kesehatan, dan hubungan sosial lainnya. Ini beberapa contohnya.


Papan daun pintu tidak mudah retak atau pecah, sebab daun pintu yang retak atau yang berlubang mencerminkan hubungan sosial dalam keluarga yang tidak pernah akur.


Kusen dan daun pintu tidak mudah melengkung. Kusen yang melengkung atau miring mencerminkan ketidakstabilan ekonomi atau rezeki dan kepribadian penghuninya.


Waspadalah kalau ada mata kayu, agar tidak melubangi daun pintu atau kusen. Pintu yang berlubang memiliki nilai Feng Shui yang kurang baik


ImageKayu tidak mudah dimakan rayap. Apabila ada kusen pintu yang dimakan rayap, sebaiknya cepat dibenahi. Rayap sering diartikan sebagai bibit penyakit yang sering melanda keluarga.


Kusen pintu sebaiknya jangan terbuat dari kayu sambungan, karena pengaruh Feng Shuinya tidak baik.

Pintu utama yang terbuat dari kaca polos paling baik untuk perkantoran atau pertokoan, tetapi kurang baik untuk rumah tinggal. Dengan pintu polos dipercaya situasi keluarga mudah dibaca oleh orang luar yang akhirnya menyebabkan karir banyak persaingan. Pintu yang terbuat dari besi paling baik digunakan untuk pintu gudang atau pabrik, sebab memiliki ketahanan yang kuat.

Berbicara tentang pembuatan kusen, sebetulnya ada aturannya sendiri. Posisi kayu yang akan dibuat kusen harus tetap mengikuti struktur pertumbuhan pohon, jadi tidak boleh terbalik. Posisi mana pangkal dan mana ujung pohon sebetulnya dapat dilakukan oleh tukang kayu saat membuatnya. Sayangnya, hal ini sekarang jarang dilakukan padahal tujuannya sangat baik.

rumahjogja.com

Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.25 Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
Next >

Memorabilia

"Kingkong Lu Lawan". Mendengar kalimat itu, kita langsung teringat pada seniman legendaris, H Benyamin Sueb. Siapa tidak kenal dengan...

Kisah

Sebut saja aku Amanda, usia 25 tahun, calon ibu dari seorang anak berusia tiga bulan di dalam rahimku, yang pernah kuliah di sebuah perguruan tinggi...

Property

Biasanya orang akan menempatkan furnitur yang fungsional sesuai kebutuhan untuk mengisi interior rumah tinggal. Namun rasanya tidak cukup hanya...

Horoskop

SHIO MACAN



Tahun yang masuk Shio Macan
1902 | 1914 | 1926 | 1938 | 1950 | 1962 | 1974 | 1986 | 1998...